BERITA TERBARU: Rizki-Ridho Bakal Bermain di Sinetron GGS

Meski tidak berhasil lolos 10 besar kontes dangdut D'Academy, Rizki-Ridho sudah banyak kebanjiran job. Selain show menyanyi yang mereka dapatkan, pasangan kembar dari Batubara ini juga mendapatkan job syuting. Salah satunya bermain dengan para kontestan D'Academy lainya.

Sekilas Tentang Azizah Maumere Finalis KDI 2015

Nama Lengkapnya Azizah Ismi Hayrunisa atau biasa dipanggil Azizah, yang masih berumur 17 tahun. Ia adalah siswi SMK Yohanes XXIII Maumere Kabupaten Sikka Flores, Nusa Tenggara Timur. Ia masih duduk di bangku kelas 2. Dan kini ia menjadi salah satu finalis KDI 2015. Orang tua Azizah bernama Sadaruddin Daeng Sira dan Mariona.

Sekilas Tentang Kisah Hidup Evi Masamba

Salah satu finalis Dangdut Akademi 2 atau D2 Academy adalah Evi Anggraini atau lebih dikenal dengan sebutan Evi Masamba. Usut punya usut, Evi merupakan peserta dari daerah yang bernama Masamba yang terletak di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Penemuan Goa di Kebun Hebohkan Warga Panyula

Babak Nominasi Peserta aksi indosiar berlangsung menampilkan 42 Finalis ustad-ustadzah dari seluruh Indonesia dan satu persatu peserta harus mudik sehingga peserta lainnya berhak mendapatkan tiket masuk ke babak 32 besar Aksi Indosiar. Dan berikut ini Daftar Nama Peserta Aksi Indosiar babak 32 Besar :

Peserta Turun Panggung di Bintang Pantura Adu Bintang 26 Mei 2015

Gala show live X-Factor Indonesia 2015 untuk yang minggu kedua digelar pada Jum'at 19 Juni 2015 di studio 8 RCTI pada pukul 21.00 Wib. Program acara pencarian ajang bakat menyanyi bergenre pop itu menampilkan 12 peserta X Factor Indonesia yang masih tersisa.

Showing posts with label PONRE. Show all posts
Showing posts with label PONRE. Show all posts

Monday, 4 May 2015

SDI 3/77 Pattimpa Juara II Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)



PONRE, BONEBER1--SD Inpres 3/77 Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kab. Bone, salah satu sekolah yang berada di pelosok pedesaan tepatnya di Desa Pattimpa. Namun, meski begitu sekolah yang memiliki 169 murid itu tak pernah ketinggalan dalam mengikuti kegiatan/lomba, baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

          Menurut Andi Saidermawan, S.Pd.SD, MM, sejak tahun 2006 sampai sekarang. Setelah memperoleh kepercayaan dan berdasarkan hasil seleksi tingkat kecamatan. “Sekolah kami keluar sebagai juara I tingkat Kecamatan Ponre, dan selanjutnya menjadi duta Kecamatan Ponre sebagai peserta lomba vocal grup tingkat SD pada pekan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone bertempat di Aula SMA Negeri 1 Watampone pada 10-11 April 2015,” tuturnya, Kemarin.

          Andi Saidermawan memaparkan, setelah memperoleh kepercayaan untuk berlaga di tingkat kabupaten, maka berbagai langkah kegiatan yang dilakukan diantaranya mengoptimalkan latihan. “Dibina langsung oleh guru pembina kesenian di sekolah saya sendiri, dan dipantau oleh Faisal,S.Pd (Kepala UPTD Pendidikan Kec.Ponre), serta melakukan kegiatan diskusi kecil dengan semua teman-teman guru yang ada di sekolah tentang strategi yang akan dilakukan terutama waktu latihan dan kostum yang akan digunakan,” tambahnya.

          Setelah tampil pada hari I (10 April 2015) peserta dari Kecamatan Ponre (SD Inpres 3/77 Pattimpa) maju pada babak final yang akan dilaksanakan pada 11 April 2015 bersama 9 peserta dari kecamatan lainnya dan menyisihkan peserta dari kecamatan lainnya.  Pada hari kedua (final) sekolah kami tampil memukau, namun tak dipungkiri tentu masih ada kekuarangan-kekurangan yang dilakukan oleh siswa kami, dan itu menjadi pelajaran berharga buat kami untuk berbenah lebih baik pada tahun yang akan datang, Insya Allah. Sehingga diumumkan oleh Dewan Yuri bahwa Kecamatan Ponre (SD Inpres 3/77 Pattimpa) ditetapkan sebagai juara II tingkat SD,” terangnya.


          Ia tak lupa, menyampaikan terima kasih kepada Kepala UPTD Pendidikan Kec. Ponre atas segala bantuan yang telah diberikan kepada kami, para pelatih, teman-teman pendidik yang rela berkorban demi mengharumkan nama baik SD Inpres 3/77 Pattimpa duta Kecamatan Ponre, pada tingkat kabupaten, sehingga Ponre tidak dipandang lagi sebagai daerah yang terisolir dan kurang memiliki potensi. Dan ia berharap ke depan SD Inpres 3/77 Pattimpa akan berjuang semaksimal mungkin sehingga dapat mewakili Kabupaten Bone pada tingkat yang lebih tinggi lagi. (an22)

Sunday, 26 April 2015

SDN 193 Bolli Butuh Peremajaan Sarana

Abdullah, S.Pd


PONRE, BONEBER1--Salah satu aktor penting dalam suksesnya proses belajar mengajar di sekolah adalah sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Tak bisa dipungkiri sarana seperti meja, kursi, papan tulis dan sarana lainnya merupakan kebutuhan dasar bagi institusi pendidikan, termasuk juga sekolah dasar.

Menyadari peran penting sarana-sarana pendidikan tersebut dalam menunjang proses mencetak anak didik yang berkualitas, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 193 Bolli, Abdullah, S.Pd, saat ditemui insan media menggungkapkan nada yang serupa. Untuk itu, kepala sekolah yang memiliki tiga anak itu berharap ada peremajaan bangku-bangku yang ada di sekolahnya.

"Kalau kebutuhan yang paling saya harapkan adalah perbaikan sarana, seperti meja dan kursi murid, karena di sekolah saya itu sudah banyak yang rusak dan kondisinya sudah tidak baik lagi, mudah-mudahan ada peremejaan dalam waktu dekat ini," harap Puang Dullah, demikian panggilan kesehariannya, beberapa hari yang lalu.

SDN 193 Bolli sendiri terletak di Dusun Lawari, Desa Bolli, Kecamatan Ponre. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 87 murid, 20 diantaranya merupakan murid kelas VI yang sudah siap mengikuti UN nantinya

SDI 3/77 Pattimpa Akan Bentuk SSB


 A. Saidermawan, S.Pd, MM

PONRE, BONEBER1--Dalam rangka upaya menggali potensi dan bakat para peserta didik atau lazim disebut murid, pihak Sekolah Dasar Inpres (SDI) 3/77 Pattimpa mengagas suatu rencana pembentukan Sanggar Seni Budaya (SSB), dimana rencana tersebut bekerja sama dengan pihak Pemerintah Kecamatan Ponre.

"Sekarang ini kita sedang mengatur pembentukan SSB dengan Camat Ponre, rencananya akan dibentuk setelah Ujian Nasional (UN)," ungkap A. Saidermawan, S.Pd, MM, selaku Kepala SD Inpres 3/77 Pattimpa saat ditemui di tempat kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, tujuan pembentukan SSB ini yakni upaya menggali atau mengeksplorasi bakat atau pontesi murid terkhusus pada konten musik tradisional. "Dengan adanya SSB ini, kita akan menggali bakat murid-murid di bidang seni terkhusus pada konten musik tradisional. Dengan terbentuknya SSB ini, pemain gendang, suling, dan lain-lain, kita akan cetak sendiri," terang kepala sekolah yang memiliki 169 murid itu.

Rencananya, masih kata Saidermawan, dalam SSB ini akan dihuni 40 murid. Namun, belum ada perincian mengenai tentang kuantitas murid yang akan disaring berdasarkan jenis kelamin. Ia menambahkan, kebutuhan jumlah murid berdasarkan jenis kelamin akan disesuaikan dengan porsi yang dibutuhkan nantinya.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com